Sekarang aja, Mau Kapan Lagi?

Salah satu kebiasaan buruk aku sebagai manusia adalah terkadang masih suka menunda - nunda. Pernah suatu ketika aku mengambil kursus di sebuah lembaga pelatihan. Setalah kursus selesai, ujian dilaksanakan melalui online. Diumumkan waktu pengerjaan ujian adalah selama seminggu lebih, dimulai dari hari jumat sampai dengan sabtu depannya pukul 23.30. Nah karena kesibukan dan ketika ada waktu, aku baru nyelesaikan separuh dari seluruh ujian yang. Sisanya? ah nanti ajalah lagi, kan masih ada waktu dua hari lagi. Akhirnya pada sabtu pagi, aku baru sempat untuk mengerjakan ujian itu lagi. Eh tau – tau ketika portalnya aku buka, ujian tersebut sudah ngga aktif lagi. Dan ketika aku tanya ke teman kelas, eh mereka udah pada siap semuanya, dan tinggal lah aku sendirian. Jadi ribet kan urusannya, harus menghubungi pihak lembaga kursus itu lagi lah. Memang kesalahan bukan sepenuhnya pada diriku yang menunda mengerjakan ujian tadi. So, the point of my story is if you can do it right now, why you have to postpone it. Jangan tunggu nanti – nanti! Sekarang aja! Mau kapan lagi coba? Karena kita gatau apa yang akan terjadi dalam hidup ini 1 detik kemudian.

Nah itu tadi cerita masa depan jangka pendek. Lalu, bagaimana dengan masa depan jangka panjang? Kalau ngomongin masa depan jangka panjang, kita sebagai manusia pasti ngga akan lepas dengan yang namanya investasi. Karena kita manusia yang selalu memiliki kebutuhan dan kita ngga tau apa yang bakal terjadi di masa yang akan datang. Ada berbagai macam alasan orang melakukan investasi mulai dari keinginan untuk memiliki uang yang lebih banyak dari pada sekarang, menyiapkan biaya kehidupan di hari tua, hingga untuk modal membangun rumah tangga. "Aku udah nabung kok". Yakin tabungan kamu cukup untuk masa depan?

Apa beda menabung dengan investasi?

Menabung adalah kegiatan menyisihkan penghasilan untuk  digunakan pada saat dibutuhkan. Sedangkan investasi adalah kegiatan menunda pengeluaran saat ini untuk dibelikan asset dengan tujuan mendapatkan potensi hasil tersebut demi mempertahankan atau meningkatkan daya belinya di masa yang akan datang.
Dan bedanya yang paling penting adalah jika kamu nabung di bank konvensional, yang ada tabungan kamu bukannya bertambah, eh malah berkurang. Karena pada bank terdapat potongan untuk pajak dan administasi bulanan yang harus kita bayar tiap bulannya. Tentu saja bunga yang diberikan oleh bank ini tidak mampu untuk menutupi kekurangan akibat pemotongan biaya – biaya tersebut. Sedangkan dengan investasi, kita tidak perlu mengeluarkan biaya bulanan tersebut dan hasil investasi juga lebih besar bila dibandingkan dengan bunga bank.
Kamu kerja keras, sementara uangmu tidur lelap di bank? Kok mau sih?


Mau mulai berinvetasi? Tenang, kamu bisa mulai dengan 3i

Minggu (14/8) sejumlah anak muda Kota Medan bekumpul di Bangi Kopi, Jalan Juanda Medan mendiskusikan masalah masa depan, bagaimana memulai Start up dan investasi usia muda. Diskusi ini merupakan diskusi rutin komunitas Blogger Medan, guna memberdayakan anak Muda (terutama blogger) kota Medan untuk menjadi anak muda Super haha. Ada yang beda dengan diskusi kali ini, biasanya diskusi diadakan pada hari sabtu, ini sekarang hari minggu, kedua diskusi kali ini kedatangan anak MAMI. Ini bukan anak - anak MAMI yang itu ya, ini anak MAMI (Manulife Aset Manajemen Indonesia).

Para partisipan DURIAN (atas)   Yuha Azhari memberikan materi bagaimana memulai Start up (kiri bawah)  Bang Ade, anak MAMI yang mengajarkan bagaimana investasi di usia muda (kanan bawah)

Nah, jadi bang Ade (salah satu anak MAMI) menjelaskan kepada kita, untuk berinvestasi kita dapat melakukannya dengan 3i, Apa itu?
Read More

Logitech M171 Wireless Mouse Handal dengan Desain Simple

Review Logitech M171

Mouse merupakan salah satu perangkat penting yang dibutuhkan ketika kita menggunakan komputer. Walaupun pada laptop sudah memiliki touchpad sebagai pengganti mouse, kita tetap akan perlu menggunakan mouse, seperti ketika ingin menggambar, mengedit foto, ataupun bermain game.

Read More